KBM Kota Batam Soroti Rekrutmen dan Pengelolaan Security PT Day One, Pertanyakan Kewenangan Pihak yang Terlibat dan Munculnya Inisial FM

Batam, siberpublik– Kesatuan Buruh Marhaenis (KBM) Kota Batam menyoroti proses perekrutan tenaga kerja sekaligus pengelolaan tenaga pengamanan (security) yang dikaitkan dengan PT Day One di Batam.

 

Sorotan tersebut muncul menyusul informasi yang berkembang di lapangan mengenai mekanisme perekrutan tenaga kerja dan pihak-pihak yang disebut memiliki keterkaitan dalam proses tersebut.

 

Ketua KBM Kota Batam, Diyar Sampurnojati, mengatakan pihaknya memandang perlu adanya keterbukaan dari perusahaan terkait mekanisme perekrutan tenaga kerja maupun pengelolaan security.

 

Salah satu pihak yang ikut mencuat adalah seseorang berinisial FM. Berdasarkan informasi yang diterima, FM disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan pengelolaan tenaga pengamanan maupun proses perekrutan. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan membutuhkan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan maupun perusahaan.

 

KBM meminta PT Day One memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sistem perekrutan tenaga kerja dan pengelolaan security di lingkungan perusahaan. Termasuk siapa pihak yang memiliki kewenangan melakukan perekrutan, apakah terdapat perusahaan penyedia jasa keamanan pihak ketiga, serta bagaimana prosedur penerimaan tenaga kerja diterapkan.

 

“Kalau memang prosesnya resmi, tentu harus jelas siapa yang diberikan kewenangan. Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang berbeda-beda mengenai proses perekrutan maupun pengelolaan security,” ujar Diyar Sampurnojati.

 

KBM juga meminta agar setiap proses penerimaan tenaga kerja dilakukan secara transparan dan tidak memberikan ruang bagi praktik perekrutan yang mengatasnamakan perusahaan tanpa kewenangan resmi.

 

Menurut Diyar, persoalan tersebut penting diperjelas karena menyangkut hak masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kesempatan kerja sekaligus memastikan calon pekerja tidak dirugikan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan.

 

Nama FM kemudian menjadi salah satu hal yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan. Apakah yang bersangkutan memiliki jabatan atau hubungan kerja dengan perusahaan? Apakah memiliki kewenangan dalam pengelolaan security? Dan apakah pernah terlibat dalam proses perekrutan tenaga kerja untuk kebutuhan PT Day One?

 

Pertanyaan tersebut hingga kini masih menunggu jawaban resmi dari pihak terkait.

 

Redaksi siberpublik.my.id telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai pimpinan PT Putra Tidar Perkasa mengenai hubungan perusahaan dengan FM serta mekanisme perekrutan tenaga kerja yang dikaitkan dengan PT Day One.

 

Konfirmasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan untuk memberikan ruang klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam informasi yang berkembang.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat penjelasan resmi yang dapat memastikan benar atau tidaknya dugaan keterlibatan FM sebagaimana informasi yang beredar.

 

KBM berharap persoalan tersebut dapat dijelaskan secara transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

 

Publik kini menunggu kejelasan dari PT Day One dan pihak-pihak terkait: bagaimana mekanisme perekrutan tenaga kerja, siapa yang berwenang mengelola security, serta sejauh mana keterkaitan FM dalam proses tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *